Ketatnya Persaingan Bisnis Pertelevisisan

  • Whatsapp
Bisnis Pertelevisisan
KPI Pantau tayangan televisi - Antara

Persaingan di bidang bisnis televisi akan makin ketat. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau EMTK pun telah melakukan merger terhadap PT. Indosiar Karya Media Tbk atau IDKM penyelenggara stasiun televisi Indosiar Visual Mandiri atau IVM, dengan PT Surya Citra Media Tbk atau SCMA penyelenggara stasiun televisi Surya Citra Televisi atau SCTV, guna mencapai penghematan, terutama dibidang personil, tim kreatifnya dan lain sebagainya juga penghematan biaya studionya yang bisa saling pinjam dan lain sebagainya.

Adapun keseluruhan nilai anggaran iklan yang diperebutkan per tahunnya rata-rata adalah sekitar seratus trilyunan Rupiah, yakni sekitar enam puluhan persen dari keseluruhan anggaran iklan di berbagai media, industri televisi mampu menyerap sekitar 60 persennya.

Read More

Sedangkan untuk MNC TV atau Media Nusantara Citra TV dan Rajawali Citra Televisi Indonesia atau RCTI dan Global TV justru memilih strategi bisnis yang berbeda, dengan tetap mempertahankan masing-masing stasiun televisi di grupnya tersebut secara mandiri masing-masing, dengan pertimbangan segmen pasar yang disasar yang berbeda-beda oleh masing-masing stasiun televisi tersebut, dengan target total kenaikan pendapatan iklannya mencapai kenaikan antara tiga puluh lima persen hingga empat puluh lima persen per tahunnya.

Hal ini juga terjadi dengan ANtv dan TVOne, yang memang terlihat jelas beda sekali segmen yang dituju yang akan disasar oleh masing-masing stasiun televisi tersebut, sehingga akan menempuh strategi yang serupa. Sedangkan Trans TV dan Trans 7 juga melakukan strategi yang sama yakni membagi Trans TV yang masih akan menyasar segmen pemirsa kelas menengah atas, dan Trans 7 lebih menyasar ke pemirsa kalangan masyarakat bawah.

Demikian pembahasan kita pada saat ini perihal ketatnya bisnis pertelevisian di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *